Wednesday, June 30, 2010
Sentuhan Tarbawi Dari Imam An Nawawi
Wednesday, June 16, 2010
Satu Kisah Perjuangan Yang Menarik...
| The Legend Of Wong Fei Hung |
| Written by isytech |
| Friday, 26 March 2010 01:26 | Dibaca: 212 kali. |
sebagai jagoan Kung Fu dalam film Once Upon A Time In China. Dalam film itu, karakter kisah Wong Fei Hung di perankan oleh aktor terkenal Hong Kong, Jet Li. Namun, siapakah sebenarnya Wong Fei Hung? Wong Fei Hung adalah seorang ulama, ahli pengobatan, dan ahli beladiri legendaris yang namanya ditetapkan sebagai pahlawan nasional oleh pemerintah China. Wong Fei Hung di lahirkan pada tahun 1847 di Kwantung (Guandong) dari keluarga muslim yang taat. Nama Fei pada Wong Fei Hung merupakan dialek Canton untuk menyebut nama arab, Fais. Sementara nama Hung juga merupakan dialek Canton untuk menyebut nama arab, Hussein. Jadi, bila dibahasa arab kan, namanya ialah Faisal Hussein Wong. Ayahnya Wong Kay Ying adalah seorang ulama, dan tabib ahli ilmu pengobatan tradisional, serta ahli beladiri tradisional Tiongkok (Wu Shu/Kung Fu). Ayahnya memiliki sebuah klinik pengobatan bernama Po Chi Lam di Canton, ibukota Guandong. Wong Kay Ying merupakan seorang ulama yang menguasai ilmu Wu Shu tingkat tinggi. Ketinggian ilmu bela diri Wong Kay Ying membuatnya dikenal sebagai salah satu dari sepuluh Macan Kwantung. Posisi Macan Kwantung ini dikemudian hari diwariskan kepada Wong Fei Hung. Pasien klinik keluarga Wong yang meminta pengobatan umumnya berasal dari kalangan miskin yang tidak mampu membayar biaya pengobatan. Walau begitu, keluarga Wong tetap membantu setiap pasien yang datang dengan sungguh-sungguh. Keluarga Wong tidak pernah pandang bulu dalam membantu, tanpa mempedulikan suku, ras, agama, semua dibantu tanpa pamrih. Secara rahasia, keluarga Wong terlibat aktif gerakan bawah tanah melawan pemerintahan Dinasti Ch’ing yang korup dan penindas. Dinasti Ch’ing merupakan dinasti yang merubuhkan Dinasti Yuan yang memerintah sebelumnya. Dinasti Yuan dikenal sebagai satu-satunya dinasti kaisar Cina yang anggota keluarganya banyak memeluk agama Islam.Wong Fei Hung mulai mengasah bakat beladirinya sejak berguru kepada Luk Ah Choi yang juga pernah menjadi guru ayahnya. Luk Ah Choi inilah yang mengajarkannya dasar-dasar jurus Hung Gar yang membuat Fei Hung sukses melahirkan jurus Tendangan Tanpa Bayangan yang legendaris. Setelah berguru pada Luk Ah Choi, Wong Fei Hung kemudian berguru pada ayahnya sendiri pada awal usia 20-an tahun, ia telah menjadi ahli pengobatan dan ahli bela diri terkemuka. Bahkan ia berhasil mengembangkan menjadi lebih maju. Kemampuan bela dirinya semakin sulit ditandingi ketika ia berhasil membuat jurus baru yang sangat taktis namun efisien, yang dinamakan jurus Cakaran Macan dan jurus Sembilan Pukulan Khusus. Selain dengan tangan kosong, Wong Fei Hung juga mahir menggunakan bermacam-macam senjata. Masyarakat Canton pernah menyaksikan langsung dengan mata kepala mereka sendiri bagaimana ia seorang diri dengan hanya memgang tongkat berhasil menghajar lebih dari 30 orang jagoan pelabuhan berbadan kekar dan kejam di Canton yang mengeroyoknya karena ia membela rakyat miskin yang akan mereka peras. Dalam kehidupan keluarga, Allah Subhanahu wa Ta’ala banyak mengujinya dengan berbagai cobaan. Seorang anaknya terbunuh dalam suatu insiden perkelahian dengan mafia Canton. Wong Fei Hung tiga kali menikah karena istri-istrinya meninggal dalam usia pendek. Setelah istri ke-3 nya wafat, Wong Fei Hung memutuskan untuk hidup sendirian sampai ia kemudian bertemu dengan Mok Gwai Lan, seorang perempuan muda yang juga ahli bela diri. Mok Gwai Lan ini kemudian menjadi pasangan hidupnya hingga akhir hayat. Mok Gwai Lan turut mengajar beladiri pada kelas khusus perempuan di perguruan suaminya. Pada tahun 1924 Wong Fei Hung meninggal dalam usia 77 tahun. Masyarakat Cina khususnya di Kwantung dan Canton mengenangnya sebagai pahlawan pembela kaum mustadh’afiin (tertindas) yang tidak pernah gentar membela kehormatan mereka. Siapapun dan berapapun orang yang menindas orang miskin, akan dilawannya dengan segenap kekuatan dan keberanian yang ia miliki. Wong Fei Hung wafat dengan meninggalkan nama harum yang membuatnya sebagai manusia yang hidup mulia, salah satu pilihan hidup yang diberikan Allah kepada seorang muslim selain mati syahid. Semoga semua amal ibadahnya diterima di sisi Allah Subhanahu wa Ta’ala dan semoga segala kebaikannya menjadi teladan bagi kita, generasi muslim yang hidup setelahnya. Amiin. By : UQy Al-Kaline Aliyah Generations |
Monday, June 14, 2010
Wajah-wajah Yang Mengingatkan Tentang Perjuangan...
Sunday, June 13, 2010
Takwin Baitil Muslim
Tuesday, May 25, 2010
SAMBUTAN 70 TAHUN AN NURIAH DI PERSADA ILMU
Thursday, May 13, 2010
Bila hati tersedar.....
Monday, March 22, 2010
SENTUHAN TARBIYYAH BIARLAH HALUS DAN BERTERUSAN
Wednesday, February 17, 2010
Membina Kehidupan Rabbaani...
ABi
Tuesday, January 26, 2010
IKLAN Pengajian khususi ...
Tuesday, January 19, 2010
Iklan ...Lughatul Jannah
(Setiap) Hari Sabtu
Jam 9.00 pagi
Bermula 23 Jan 2010
di Ma'ahad An Nuriah Ad Diniah
Sg Udang , Melaka
Semua yang berminat dijemput hadir
Saturday, January 02, 2010
Bumi Penuh Keberkatan Ruhiyy....
Friday, December 25, 2009
Kembali Ke Ganggang....
ABi
Tuesday, October 20, 2009
MENERUSKAN PERJALANAN TARBAWIY
Tuesday, October 13, 2009
TARBIYYAH SATU PROSES PENGALAMAN ...
Tuesday, September 01, 2009
Bila Ilmu Menyentuh Hati....
Ya abnaie...
Rasulullah S.A.W. telah bersabda :
العلم علمان :
فعلم في القلب فذالك هو العلم النافع ؛ وعلم على السان فذالك حجة الله على ابن آدم
` Ilmu itu ada dua jenis : Ilmu yang ada dalam hati ( disertakan amal ), maka itulah yang bermanfaat; dan ilmu (yang hanya) berada di atas lidah ( tanpa diamal), maka itulah ilmu (yang menjadi) hujjah Allah (untuk mendakwa kesalahan) terhadap anak Adam.’
Riwayat Ibnu Syaibah ddan Al Khatib
Kata Imam Ghazali RahimahulLah Ta’ala :
`Ilmu yang meemberi manfaat itu ialah ilmu yang menambahkan perasaan takutmu kepada Allah Ta’ala; ( ilmu ) yang menambahkan celik mata hatimu terhadap keaiban-keaiban dirimu; (ilmu) yang menambahkan ibdahmu kepada Tuhanmu ‘Azza wa Jalla dengan sebab makrifatmu kepadaNya; (ilmu) yang mengurangkan gemar kasihmu kepada dunia; (ilmu) yang menambahkan gemar kasihmu kepada akhirat; (ilmu) yang membukakan pandangan mata hatimu terhadap kebinasaan-kebinasaan segala amalmu sehingga kamu dapat memeliharakan dirimu daripadanya; (ilmu) yang menampakkan kepada kamu segala perdayaan syaithan dan tipuannya’.
( Bidayatul Hidayah )
Oleh itu, jika antum mahu menyuluh diri dan perilaku..suluhlah dengan ilmu yang memberi manfaat. Rapatkan dirimu dengan para `ulama. Sirami hati dan aqalmu dengan ilmu nescaya kamu akan sentiasa terpimpin.
ABi
Sunday, August 23, 2009
RAMADHAN BULAN KEBERKATAN..APAKAH KITA MERASAI KEBERKATANNYA
7. Sebelum tidor berwudhulah..jangan tidor lewat sebab nak bangun awal. Seeloknya bacalah surah al Mulk, al Waqiah dan Yaa Sin sebelum tidor..jadikanlah tidor itu juga sebagai ibadah...
Monday, August 17, 2009
Satu Muhasabah....
Abi hanya menjawab..bagaimana tahajjudnya setiap malam..berapa masanya yang dia sediakan untuk menghadap Allah Ta'ala di waktu qiyamnya setiap malam..apakah seorang da'ie mujahid akan dialpai oleh Allah Azz wa Jalla bila di saat orang tidur sang dai'e merintih..merayu..mengadu padaNya..?
Bagaimana aurad qurannya..Al Waqi'ah..Al Mulk..Yaa Sin..semuanya surah-surah yang amat berkuasa membina kekuatan ruh..kekuatan iman..kekuatan keyakinan. Menghapuskan kotoran-kotoran dosa..menambahkan bekalan pahala yang mampu menaikkan darjah ketenangan dalam hati para dai'e ila Rabbil Jalil...
Bagaimana solatnya..yang mengandungi sentuhan-sentuhan ruhi ....unsur-unsur ta'abudan ( pengabdian ), tasliman ( penyerahan ), takhasyua'an ( khusyu'), tabazzulan ( kehinaan diri ), takhaddu'an ( kerendahan hati), tamalluqan(kerinduan)...yang sayugia membina jiwa hamba dalam diri para da'ie mujahid....Sering kali seseorang itu tidak menemui hatinya di dalam solat..sehingga solatnya tidak ada ruh yang dapat menghidupkan jiwanya..
Bagaimana wirid dan zikirnya..yang sepatutnya menghidupkan hati..menyalakan ingatan, kerinduan. keasyikan kepada Allah Rabbul Jalil...membuahkan kemulian..menumbuhkan sifat-sifat mahmudah..membersih dan menggilap dari noda dosa..
ABi sukar mempercayai ..seorang da'ie yang istiqamah dengan wasilah-wasilah tarbawi akan resah jiwanya..tertekan hidupnya..Oleh itu ya abnaie..muhasabah lah dirimu sebelum mu dimuhasabah di hadapan Tuhanmu..
ABi
Friday, August 07, 2009
HIDUPKAN JIWA TARBAWIYY....
ABi
















